• Uncategorized
  • 0

Hari Raya Idul Adha

Abraham atau Ibrahim dilahirkan di dalam keluarga dan lingkungan penyembah berhala. Konsep berhala pada saat itu adalah patung patung yang dibuat manusia dengan berbagai bentuk dan ukuran. Dengan kata lain, agama para penyembah berhala pada saat itu adalah agama yang menyembah dan mengakui banyak tuhan (polytheisme). Kasih dan karunia Tuhan sudah ada bersama Abraham sejak lahir. Abraham hanya menyembah dan mengakui satu Tuhan (monotheisme), yaitu El atau Elah atau Eloh atau Alaha atau Ilah atau Allah atau Elohim atau YHV atau Yahweh dalam berbagai bahasa/dialek rumpun semitik.

Atheist : Yang tidak percaya adanya tuhan.

Polytheist : Yang percaya adanya banyak tuhan.

Monotheist : Yang percaya adanya hanya satu tuhan.

Sebagai wujud dari keteguhan iman, kesetiaan, keyakinan, kepatuhannya dan kedekatan serta penyerahan diri yang sempurna kepada Tuhan, Abraham dengan sungguh sungguh melaksanakan perintah Tuhan untuk mempersembahkan anak kandungnya untuk dijadikan sebagai kurban.

  • Agama Islam menganggap Ibrahim sebagai bapaknya orang-orang mu’min, karena Allah menetapkannya demikian.
  • Agama Yahudi memandang Abraham sebagai salah satu leluhur mereka.
  • Agama Kristen memandang Abraham sebagai bapak dari bangsa bangsa, bapak orang percaya.

Tradisi agama Islam untuk memperingati peristiwa nabi Ibrahim yang mempersembahkan anak satu satu kesayangannya (Ismail) kepada Tuhan disebut sebagai Idul Adha.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *