• Uncategorized
  • 0

Harapan (Salah Satu Sumber Kekuatan)

Sebagai ilustrasi tentang apa itu kekuatan….

Merokok, bagi seorang perokok adalah sebuah ketergantungan, sebuah kebutuhan, sebuah keinginan dan sebuah kebiasaan yang amat sangat sulit dihentikan. (Kalau mudah berhenti merokok, kenapa mesti dicoba sampai berkali kali baru berhasil untuk berhenti total dari merokok?)

Oleh karena itu, dibutuhkan kekuatan yang sangat besar untuk dapat merubah ketergantungan merokok menjadi ketidak-tergantungan merokok, kebutuhan merokok menjadi ketidak-butuhan merokok, keinginan merokok menjadi ketidak-inginan merokok, kebiasaan merokok menjadi ketidak-biasaan merokok. Banyak orang sudah pernah mengupayakan berhenti total dari merokok, akan tetapi tidak banyak yang berhasil. Kenapa? Jawabannya bukan karena susah berhenti merokok, bukan karena faktor lingkungan, akan tetapi karena KURANG BERSUNGGUH SUNGGUH!

Seorang perokok berat, saat menjalankan ibadah puasa, kenapa sanggup berhenti (sementara) merokok sampai setelah saat buka puasa? Kekuatan dari mana yang membuat orang tersebut dapat berhenti merokok (walaupun untuk sementara waktu)? Padahal untuk berhenti dari ketergantungan/kebutuhan/keinginan/kebiasaan merokok tersebut sangatlah sulit? Lantas kenapa bisa begitu?

Ternyata sang perokok menggantungkan HARAPAN untuk dapat merokok kembali setelah saat berbuka puasa. Kenapa demikian? Karena memang sudah demikian aturannya (Janjinya sich begitu….). Disebabkan sang perokok tersebut PERCAYA bahwa hanya setelah saat berbuka puasa nanti, ketergantungan merokok, kebutuhan merokok, keinginan merokok, kebiasaan merokok nya baru dapat dipenuhi dan karena memang terbukti demikian adanya membuat sang perokok menjadi YAKIN sehingga tanpa disadari muncul lah sebuah kekuatan untuk BERSUNGGUH SUNGGUH melaksanakan ibadah puasanya sehingga sang perokok dapat berhenti merokok sampai setelah saat berbuka puasa.

Dari ilustrasi tersebut di atas (berhenti merokok dan puasa), dapat kita petik pelajaran bahwa dalam rangka untuk mencapai sebuah tujuan keberhasilan, kita membutuhkan sebuah HARAPAN dan PERCAYA bahwa harapan tersebut ADA, serta YAKIN akan tercapainya harapan tersbut, dengan sendirinya akan membuat kita menjadi BERSUNGGUH SUNGGUH (KEKUATAN) untuk dapat menggapai tujuan (BERHASIL) tersebut.

Apabila demikian adanya, dalam rangka mencapai suatu tujuan keberhasilan, lantas kemana dan kepada siapakah sebaiknya kita gantungkan HARAPAN kita? Kepada atasan/pimpinan kita? Kepada pemberi/pemilik proyek kita? Atau kepada Tuhan kita? Atau kepada….?

Jawapannya adalah gantunggkanlah HARAPAN mu pada yang JUJUR, ADIL, BENAR, KUAT, TEGAS……

Semoga bermanfaat.

Salam Damai dan Sejahtera.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *