• Uncategorized
  • 4

Agama Para Nabi

MonotheismAlkisah ada seorang ateis (tidak beragama) suatu hari merasa terpanggil untuk beragama. Kebetulan dia memiliki 3 orang teman yang masing masing beragama Judaisme, Kristen dan Islam. Maka sang ateis tersebut menyusun jadwal untuk berdiskusi dengan ketiga temannya secara perpisah untuk mencari tahu lebih banyak tentang agama para temannya. Sebelum jadwal diskusi dilaksanakan, sang ateis tersebut mempersiapkan diri dengan membaca sekelumit tentang Kitab Taurat, Zabur, Injil dan Quran dan memiliki pertanyaan yang sama yang akan diajukan kepada para temannya di saat diskusi nantinya. Pertanyaannya adalah Apa agama Nabi Musa, Nabi Sulaiman, Nabi Isa (Yesus Kristus), Nabi Muhammad?

Jawaban para teman sang ateis tersebut saat diskusi adalah sebagai berikut :

Nabi

Jawapan dari teman yang beragama Judaisme

Jawapan dari teman yang beragama Kristen

Jawapan dari teman yang beragama Islam

Musa

Sudah pasti Judaisme

Sudah pasti Kristen

Sudah pasti Islam

Sulaiman

Sudah pasti Judaisme

Sudah pasti Kristen

Sudah pasti Islam

Isa

(Yesus Kristus)

Tidak tahu, pokoknya

Bukan Judaisme

Sudah pasti Kristen

Sudah pasti Islam

Muhammad

Tidak tahu, pokoknya

Bukan Judaisme

Tidak tahu, pokoknya

Bukan Kristen

Sudah pasti Islam

Mendapat jawapan yang kontradiktif atas pertanyaan yang sama membuat sang ateis tersebut menjadi bertambah bingung. Apa sih yang sebenarnya terjadi? Sejarah tidak pernah mengatakan bahwa ada nabi yang berpindah pindah agama dan atau berlainan agamanya. Berbeda ritual dan tradisi dalam menyembah Tuhan membuat orang menjadi berbeda agama, akan tetapi kenapa ada berbeda ritual dan tradisi dalam menyembah Tuhan membuat orang tidak menjadi berbeda agama? Atau mungkin ada jawapan yang �bias/terpelintir�? Atau mungkin ritual dan tradisi menyembah Tuhan sama sekali tidak ada kaitan dengan agama (mana mungkin!!)? Atau apakah Tuhan mempermasalahkan ritual dan tradisi yang berbeda dalam menyembah Nya? Kalau tidak, siapa saja yang mempermasalahkannya? Apabila ada orang orang yang mempermasalahkan perbedaan ritual dan tradisi dalam menyembah Tuhan dengan ini yang benar itu yang salah, adakah hak orang orang tersebut untuk melakukan demikian dan dari siapa mereka mendapatkan hak tersebut?……???

Para pembaca yang budiman, coba tebak apa pilihan/kesimpulan yang akan diambil oleh sang ateis tersebut�?

Semoga bermanfaat.

Salam Damai dan Sejahtera.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *